Cara Memilih Anakan Bebek Pedaging Unggulan untuk Diternakkan

Cara ternak bebek pedaging yang menguntungkan tidak akan pernah lepas dari kemampuan Anda dalam memilih bibitnya. Di dalam dunia ternak bebek pedaging, bibit bebek ini sering diistilahkan dengan nama DOD.

Dengan memilih DOD unggulan, keuntungan terbesarnya adalah waktu panen yang lebih cepat. Selain itu berat badan bebek pun lebih besar. Secara otomatis keuntungannya pun akan menjadi lebih maksimal.

Hal penting lain yang harus Anda perhatikan adalah bibit bebek daging unggulan umumnya berasal dari jenis bebek pedaging terbaik. Artinya pemilihan jenis bebek yang akan diternakkan pun menjadi hal penting lainnya yang harus diperhatikan betul.

Jenis Bebek Paling Menguntungkan untuk Diternakkan

Sama halnya dengan tips ternak hewan yang banyak diulas di blog tentang hewan, pemilihan jenis hewan yang akan diternakkan menjadi salah satu kunci kesuksesan dalam bisnis budidaya hewan ternak.

Oleh sebab itu, jika Anda ingin sukses dalam budidaya bebek pedaging, jangan sampai hal seperti ini tidak dijadikan sebagai bahan pertimbangan. Nah, berikut ini adalah daftar jenis bebek unggulan yang cepat panen.

1. Bebek Hibrida

Waktu panen dari bebek hibrida ini adalah 45 hari. Sementara itu untuk berat maksimalnya berada di kisaran angka 1,2 hingga 1,5 kg per ekornya. Keunggulan lain dari bebek hibrida adalah tidak hanya dimanfaatkan dagingnya saja. Namun juga telurnya.

2. Bebek Peking

Untuk waktu panennya sendiri sama dengan bebek hibrida, yakni 45 hari. Sementara untuk bobot maksimalnya antara 1,5 hingga 2 kg per ekornya. Keunggulan lainnya adalah banyak masyarakat Indonesia yang suka dengan daging bebek peking ini. Sehingga dari pangsa pasarnya pun dikenal sangat luas.

3. Bebek Manila

Jenis bebek selanjutnya yang sangat menguntungkan untuk diternakkan adalah bebek manila. Di Pulau Jawa, bebek manila ini lebih familier dengan nama entok. Berat maksimalnya pun bisa mencapai 3 hingga 7 kg per ekornya. Bahkan untuk pejantannya sendiri bisa mencapai berat maksimal hingga 10 kg per ekornya.

4. Bebek Swedia Biru

Untuk Anda yang ingin ternak bebek impor kualitas super, bebek swedia biru ini bisa menjadi pilihan utamanya. Dengan berat maksimal hingga 12 sampai 15 kg, membuat bebek ini sangat menguntungkan dijadikan bebek pedaging. Bahkan untuk berat pejantannya sendiri bisa lebih dari 15 kg per ekornya.

5. Bebek Serati

Alasan Anda harus ternak bebek serati adalah kebutuhan daging bebek serati di Indonesia sangat tinggi. Sementara itu peternak bebek serati di Indonesia terpantau masih belum mencukupi kebutuhan daging bebek serati ini.

Olahan daging bebek di Indonesia pun banyak yang menggunakan daging bebek serati ini. Mulai dari bebek betutu, bebek goreng, rica-rica bebek, bebek panggang, dan lain sebagainya.

Tips Memilih Anakan Bebek Pedaging Unggulan

Ada dua alternatif untuk memilih bibit bebek pedaging unggulan. Pertama adalah membelinya dari peternak bebek. Dan yang kedua adalah memilih dari usaha ternak bebek pedaging milik Anda yang sudah berjalan.

Sebenarnya ada ciri-ciri bibit atau DOD unggulan yang bisa Anda jadikan sebagai patokan. Pertama, pilihlah DOD yang sudah berusia 4 hari. Kedua, pilihlah DOD yang aktif dan juga lincah. Ketiga, pilihlah DOD dengan berat minimal 40 gram per ekornya.

Keempat, pilihlah DOD yang kakinya kokoh alias tidak pincang. Kelima, pilihlah DOD yang memiliki nafsu makan baik. Keenam, pilihlah DOD yang memiliki bulu bersih dan kering. Ketujuh, pilihlah DOD yang memiliki tubuh tegap serta matanya jernih. Yang terakhir, pilihlah DOD yang sehat dan tidak ada cacat pada tubuhnya.